Impor Rahmat VS Impor Radikalisme
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton saat berceramah di depan media massa dalam kunjungannya ke Indonesia pekan lalu menyatakan Indonesia sebagai surga bagi berkembangnya kebhinekaan dan demokrasi. “Indonesia, sebuah negara yang menunjukkan dengan jelas Islam, modernitas dan demokrasi tak hanya bisa hidup bersamaan, tetapi juga tumbuh bersama,”katanya. Terlepas dari agenda di balik pernyataan itu atau sekadar diplomasi, ucapan itu bukan sekadar omong kosong. Islam berkembang biak seiring dengan pergerakan Indonesia sampai menuju gerbang kemerdekaan. Menilik sejarah masuknya Islam di Indonesia, justru berkembangan karena masuk secara damai melalui perdagangan, perkawinan dan akhlak dalam kehidupan sosial mereka, bukan dengan jalan kekerasan, pedang. Sejarah juga membuktikan “kejayaan” Islam yang dikembangkan dengan “pedang” jalan kekerasan di Eropa malah kini tak bertahan lama. Masuknya paham radikalisme agama (Islam) pernah terasa saat tentara paderi (tahun 1836) pimpinan Tuanku Tambusai melakukan gerakan purifikasi pelaksanaan ajaran Islam mulai dari Tambusai, Barumun, Padang Lawas sampai ke Mandailing di Sumatera. Gerakan beraliran Wahabi (karena para tokohnya menjadi penganut aliran garis keras setelah berkunjung dan belajar di Saudi Arabia) itu beraksi dengan tangan besi, menyerang kampung-kampung dengan membakar, membunuhi, memperkosa , merampas harta dan emnjadikan perempuan sebagai budak belian. Namun, aliran seperti itu tak mendapat tempat di hati warga nusantara yang cinta damai dan hidup gotong royong. Fundamentalisme = Zionisme Fundamentalisme seharusnya bermakna positif, begitu juga radikalisme. Secara kata fundamentalisme berarti ajaran kembali ke ajaran dasar (basic/fundamen) begitu juga radikalisme ajaran yang kembali ke akar (radix). Namun, kata itu menjadi makna negatif karena para pelaku yang puritan atau konservatif mengaku melakukan gerakan kembali ke dasar atau ke akar. Padahal yang mereka lakukan adalah tindakan primitif dengan jalan kekerasan dengan semangat yang diskriminatif (atas nama agama, suku/ashobiyah bahkan Tuhan) Fundamentalisme dulu awalnya lebih banyak dipengaruhi karena tekanan penguasa (pemerintah) terhadap para penganutnya. Namun, belakangan Fundamentalis lebih banyak dipengaruhi dari ajaran Kaum Wahabi yang dibawa oleh para pelajar atau santri-santri yang belajar di Timur Tengah, khususnya di Saudi Arabia. Di negeri Arab itu perbedaan dan demokrasi diharamkan, untuk mencegah timbulnya pemberontakan, mereka “mengekspor” paham Wahabi ke negeri lain. Di Saudi Arabia para ulama berkumpul di Dewan Ha’iah KibarAl-Ulama dan al-Lajnah al-Daimah li’l-Buhuts al-’Ilmiyyah wa’l ifta’(The Permanent Council for Scientific Research and Legal Opinions). Lajnah ini dipimpin oleh Ulama Wahabi pro Pemerintah Kerajaan Saud, ‘Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (1911-1999), sampai meninggalnya ia adalah mufti agung Kerajaan Saudi Arabia. Saudi Arabia mendidik banyak orang asing, diantaranya dari Indonesia. Namun selain itu mereka juga mendanai organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan “Islam” pro Wahabi di Indonesia. Untuk urusan santri atau pelajar mereka masuk lewat pesantren, pendidikan bahasan Arab milik Kerajaan Saudi (yang sekarang di Pejaten—seberang Republika). Dana mereka masuk lewat lembaga-lembaga, yayasan-yayasan bahkan partai politik, ada juga lewat individu-individu yang datang langsung ke Indonesia, tinggal bersama masyarakat, sumbang sana sumbang sini, atau lewat lulusan-lulusan Saudi Arabia, diantaranya kini ada dalam kabinet yang sekarang. Fundamentalisme kini bahkan berkembang juga memainkan agama untuk kepentingan politik, demi untuk mengoyang kekuasan tertentu, atau memperoleh keuntungan materi. Kelompok ini lebih patut dikatakan sebagai Islam politik. Karena mereka bermain di wilayah politik di manapun berada untuk merusak kehidupan yang harmonis suatu masyarakat/negara. Islam politik ini mempunyai jaringan yang cukup kuat dengan mata rantai di beberapa negara Islam di dunia seperti Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Afghanistan, Kuwait, Uni Arab Emirat, Yaman, Oman, Qatar, Bahrain, Saudi Arabia, Mesir, Syria, Jordania, Lebanon, Palestina, Turki, Aljazair, Sudan, Maroko, Tunisia, Kyrgistan, Uzbekistan, Chechnya, Somalia, Lybia, dan juga sudah menyebar di negara-negara Eropa, Amerika dan juga Australia. Pengalaman di Pakistan, Afghanistan, Irak dan juga Indonesia, Islam garis keras justru merusak ketahanan sebuah bangsa. Sehingga akhirnya, karena lemah dan sering terjadi keresahan sosial, pihak asing mudah masuk di dalamnya. Saya yakin, biang keladi semua itu berasal dari Zionisme. Zionisme, bukan hanya berasal Israel, tapi bisa dalam berupa-rupa wajah. Intinya adalah penjajahan (imprealisme) dalam segala bidang, mulai dari moral sampai keuntungan material.
Zionisme Islam,
Berpusat di Saudi Arabia, melihat tindak tanduknya mengimpor keresahan lewat wahabisme ke berbagai negara, melemahkan negara yang berhasil disusupinya. Saudi Arabia dalam kasus serangan Israel ke Gaza atau Lebanon misalnya, tak pernah mengecam negara itu. Karena segala perlindungan kerajaan Saudi Arabia berada di tangan Zionis (Israel dan Amerika Serikat).
Zionisme Kristen,
Pernah ditunjukkan saat George Bush berkuasa di Amerika Serikat. Tangannya di Indonesia kini ada dalam radikalisme kelompok kristen yang semangat merusak kehidupan yang harmonis. Ada beberapa pengusaha dan pejabat Indonesia yang menjadi “agen” dari zionisme kristen ala “George Bush” itu.
Zionisme Yahudi,
Ada dalam pemerintah Israel yang ekspansif kini. Tak semua orang Yahudi zionis, karena di Israel sendiri ada orang-orang Yahudi yang baik, yang memahami sejarah, bahwa orang-orang tua mereka pernah bisa hidup berdampingan pada saat zaman Nabi Muhammad SAW. Mereka pernah merasakan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.
Waspada Wahabi, Kelompok Wahabi berusaha merasuk dalam kehidupan masyarakat dalam wajah “kesalehan”. Namun, dalam prakteknya dia merusak kehidupan yang harmonis. Kelompok ini menganggap mazhab lain sebagai sesat dan menyesatkan. Mereka dengan berpatokan pada hadis: “Kullu bid’ah dhalaalah wa kullu dhalaalah fî n-naar”.(semua inovasi itu sesat dan semua yang sesat itu masuk neraka). Kata “bid’ah” yang mereka tuduhkan hanyalah kata pelembut, untuk `kafir’, Contoh2 yg diklasifikasikan sebagai bid’ah menurut paham Wahabi :-berziarah ke kubur termasuk kubur Nabi, tawassul, baca qunut, talqin, tahlil, istighatsah, berzikir berjamaah,membaca maulid diba’ ataupun burdah yang berupa puji-pujian pada Nabi yang biasa dilakukan kaum MusliminMenurut mereka (kaum Wahabi) pelaku-pelaku seperti itu akan masuk neraka, alias kafir.
Dari sinilah akhirnya kaum Wahabi yang mengaku sebagai pengikut Salafy ini layak diberi gelar “Kelompok Takfir” (jama’ah takfiriyah), kelompok yang suka mengkafirkan golongan lain yang tidak sepakat dengan ajarannya. Oleh karena itu, tempat-tempat bersejarah Islam seperti rumah tempat lahir Nabi, rumah Ummul Mu’minin Khadijah tempat tinggal Nabi dan banyak tempat-tempat bersejarah lain yang masuk wilayah kerajaan Arab Saudi kini telah dihancurkan. Kalau tidak mendapat protes dari segenap kaum Muslimin sedunia niscaya kuburan Nabi pun sudah diratakan dengan tanah, sebagaimana yang terjadi di makam para sahabat dan syuhada’ Uhud di Baqi’ Madinah dan para keluarga Rasul di Ma’la , Makkah. Wahabi kemudian dikenal sebagai gerakan anti-ilmu pengetahuan dan menjadi salah satu sumber keterbelakangan umat Islam. Mereka menolak apapun yang baru, seperti teknologi dan jaringan informasi. Dengan tegas mereka menolak demokrasi. Mereka mengurung perempuan di dalam rumah, menganggap pembantu rumah tangga (tenaga kerja wanita) sebagai budak, sehingga bisa diperlakukan semena-mena. Mereka mengharamkan nyanyian, membenci kesenian, keculai tari perut di ruang-ruang tertutup mereka. Memanjangkan jenggot bagi laki-laki dewasa adalah kewajiban. Buku-buku tasawwuf dan filsafat yang merupakan salah satu kekayaan Islam adalah barang-barang haram. Praktik kehidupan sosial seperti ini tampak nyata dalam kehidupan masyarakat Afganistan di bawah kekuasaan Taliban yang berideologi Wahabi.
Dengan keuntungan minyak yang seolah tak ada habisnya, penguasa Arab Saudi kemudian mengekspor ideologi Wahabi ke seluruh dunia, tidak hanya ke negara-negara Islam, melainkan juga ke Eropa dan Amerika. Menurut Hamid Alghar, dalam buku Wahhabism: A Critical Essay, kelompok ini berhasil meraih pengikut sekitar 10 persen dari keseluruhan umat Islam di seluruh dunia. Anak-anak muda yang menyediakan diri menjadi martir dalam kegiatan bom bunuh diri di Eropa dan Amerika Serikat beberapa tahun ini adalah generasi yang benar-benar terdidik secara “barat.” Ideologi yang diekspor oleh penguasa Saud-Wahabi telah menggerakkan anak-anak muda Islam didikan “barat” untuk melakukan aksi terorisme. Keluarga Saud dan Wahab yang sekarang menguasai otoritas politik dan agama di Arab Saudi sesungguhnya bukanlah keluarga yang cukup saleh, bahkan boleh dibilang bejat secara moral. Stephen Sulaiman Schwartz, The Two Faces of Islam: The House of Sa’ud from Tradition to Terror, menyebut keluarga al-Saud sangat gemar menghambur-hamburkan uang untuk berjudi dan bermain perempuan. Dengan kelakuan semacam itu, pangeran Saudi saat ini mencapai 4.000 orang. Artinya, seorang raja yang memiliki ratusan isteri dan selir bukanlah dongeng di Arab Saudi. Schwartz menyebut dukungan terhadap Wahabi yang dilakukan oleh penguasa Arab Saudi saat ini adalah bentuk pengelabuan atas praktik tak bermoral yang mereka lakukan. Ideologi yang disebarkan oleh keluarga mantan bandit inilah yang kemudian dianut, atau setidaknya mempengaruhi, kelompok Islam Indonesia yang belakangan ini begitu gemar mengkafirkan dan mengeluarkan fatwa sesat terhadap mereka yang berbeda pendapat. Pengetahuannya terhadap Islam dan sejarahnya begitu dangkal, mereka bahkan adalah orang-orang yang sebetulnya tidak religius. Karena kekerasan tidak akan muncul dari religiositas. Rasa rendah diri yang membuat kelompok brutal.
Nah, tentunya kita tak mau Nusantara ini hancur lebur karena paham-paham tersebut, yang sesungguhnya punya agenda tersembunyi dari “tangan imprealisme jahat”. Gerakan “pemaksaan syariat”, penyeragaman “pemahaman” dan satu kepemimpinan dunia, merupakan tangan-tangan kotor yang berusaha memecah belah, mengganggu kehidupan harmonis, dan menciptakan keresahan sosial. Sehingga upaya yang tengah dibangun bangsa ini untuk bangkit menjadi terhambat. Kita tak boleh menyerah. Walaupun kelompok zionisme berwajah wahabi di Indonesia kini seringkali bersatu dengan Islam politik yang merusak tatanan kehidupan bangsa. Memperkuat rasa solidaritas, toleransi, tolong menolong adalah cara efektif melawan mereka, dibandingkan cara-cara kekerasan seperti yang mereka lakukan terhadap bangsa ini.
Kini semua tergantung kita rakyat Indonesia memilih menerima impor rahmatan lil alamin atau impor limbah radikalisme agama. Tak semua barang impor buruk, tetapi tentu kita pilih-pilih impor yang berguna dan bermanfaat bagi negeri ini. Kalau ada yang lebih baik buatan dalam negeri, itu dulu yang didaya gunakan.
GAMBAR PENAMPAKAN WASHInya DAJJAL
SILAHKAN LO PADE MENGOMENTARI MAHLUK-MAHLUK YANG MENYERUPAI MANUSIA INI…..MAU COMENT BAEK ATO JELEK SEMUA PASTI DIMUAT…..
BTW : JANGAN TERTIPU SORBAN AMA JENGGOT YAH…SOALNYA SIAPAPUN BISA PHOTO PAKE SHORBAN….KALO JENGGOT ? ….KAMBING JUAGA ADA JENGGOTNYA LHO…
ADA APA DENGAN NAMRU-2
ADA APA DENGAN CINTA NAMRU-2
by Abu Syarief
NAMRU 2 merupakan fasilitas kamuflase dari INTELEJEN dan kepanjangan tangan dari C.I.A dalam melaksanakan misi INTELEJEN dan percobaan AMERIKA di Indonesia, MUNGKINKAH ?
Jika dilihat sekilas fasilitas tersebut mungkin tidak ada bedanya dengan laboratorium-laboratorium kesehatan pada umumnya, dan akhir-akhir ini telah beberapa media cetak dan elektronik telah diundang untuk mengcounter ISU-ISU miring di yang berkembang mengenai keberadaan Fasilitas tersebut.. Bagi sebagian orang AWAM mungkin akan langsung percaya berkenaan dengan penjelasan yang diampaikan oleh Atase kedubes dalam jumpa PERSnya beberapa hari yang lalu.
Namun berbeda tingkat pemikiran dan pendidikan pada saat awal pendirian Fasilitas NAMRU-2 di tahun 1970’an sebagian UMMAT MUSLIM di Indonesia saat ini telah memiliki tingkat pendidikan yang cukup untuk berfikir secara rasional bahwa ada apa sebenarnya dengan NAMRU-2, ini dapat dilihat dari :
- Begitu NGOTOTnya pemerintah U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) dalam mempertahankan fasilitas tersebut walaupun kontrak keberadaannya telah berakhir hamper 3 tahun yang lalu.
- Begitu NGOTOTnya pemerintah U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) dalam menjelaskan kepada PUBLIK INDONESIA dengan mengundang kalangan pers mengenai pentingnya fasilitas tersebut bagi REPUBLIK INDONESIA
- Bagi yang dapat memiliki akses untuk melihat M.O.U awal dari pendirian fasilitas tersebut akan langsung curiga mengenai pasal-pasal yang memberikan perlakuaan khusus terhadap STAFF AHLI dari Amerika setingkat DIPLOMAT, dan barang milik STAF dan FASILITAS NAMRU-2 yang keluar dan masuk ke wilayah REPUBLIK INDONESIA akan BEBAS dari pemeriksaan oleh PABEAN ( BEA & CUKAI ) karena status kekebalan DIPLOMATIK tersebut.
Dengan melihat 3 hal diatas dari banyak factor mengenai keberadaan FASILITAS tersebut. KITA harus langsung CURIGA BESAR dan dihalalkan langsung MENUDUH mereka sedang melakukan sesuatu terhadap RAKYAT INDONESIA umumnya dan UMMAT ISLAM INDONESIA pada KHUSUSNYA.
Jika kita menarik “BENANG MERAH” mengenai keberadaan Namru-2, KITA dapat saja menuduh mereka sebagai dalang berbagai macam KERUSUHAN, KEKACAUAN DAN PENYEBARAN BERBAGAI VIRUS PENYAKIT MEMATIKAN yang muncul dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, seperti :
- Lepasnya TIMOR dari REPUBLIK INDONESIA
- KASUS pemboman BALI jilid I yang bomnya memiliki daya ledak seperti BOM THERMO NUKLIR ( jangan-jangan eemang THERMO NUKLIR kale yee..) karena WAHABI-WAHABI IDIOT yang sekarang sedang menanti eksekusi MATI tersebut bukanlah orang-orang PINTAR yang mampu mendesain dan membuat bom dengan daya ledak sedemikian DHASYAT Boo…..
- KERUSUHAN AMBON, POSO dan berkibarnya unsure separatisme di INDONESIA.
- PENYEBARAN VIRUS FLU BURUNG & dan berbagai penyakit “ANEH” yang muncul akhir-akhir ini.
DAN KEMUNGKINAN TERBURUKNYA ADALAH:
U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) DAPAT SAJA MENYIMPAN HULU LEDAK NUKLIR TAKTIS DI FASILITAS TERSEBUT….YANG SEWAKTU-WAKTU BISA DIPAKE DI INDONESIA……….iiiiiiiiihhhhhhhhh SEYEM BANGET deh…..
Setelah hampir 30 tahun kita di TIPU MENTAH-MENTAH Oleh U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) maka sekaranglah kita harus bertindak untuk menghentikan PENIPUAN TERSEBUT. Sampaikan dan berikan pengertian mengenai hal ini kepada KAWAN & SAUDARA ANDA.
JANGAN SAMPAI PEMERINTAH KITA MENANDATANGANI KEMBALI PERPANJANGAN KONTRAK UNTUK NAMRU-2 !!!!
JANGAN SAMPAI UNTUK 30 TAHUN KEDEPAN KITA KEMBALI MENJADI KELINCI PERCOBAAN BAGI U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) .
NYO KITE DUKUNG MENKES KITE….HIDUP IBU SITI FADILAH…..
HIDUP IBU SITI FADILAH….. (YANG LAIN KAGA)
TENDANG SECEPATNYA NAMRU DARI BUMI INDONESIA……MERDEKA !!!!
MARHABAN YA RASULULLAH
(MA’AFKAN KAMI ZURIATMU INI, KARENA KAMI ADALAH SAYYID DIATAS KERTAS)
By. Abu Syarief
Bulan ini betepatan dengan bulan Maulid atau bulan kelahiran Junjungan kita tercinta Al Mustafa, Muhammad S.A.W. Ada beberapa hal yang sangat menggelitik di hati saya berkena’an dengan bulan Maulid dan sikap dan tingkah laku para Sayyid-sayyid.
KITA semua dapat melihat beberapa minggu ke belakang berkenaan GEGAP GEMPITANYA ACARA MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W. Sebab pada saat itulah mereka-mereka yang mengaku sebagai sayyid atau zuriat Rasulluah berlomba-lomba membuat acara peringatan kelahiran yang MEREKA klaim sebagai DATUKnya. Tenda dan Umbul-Umbul dengan jumlah ratusan bahkan ribuan (seperti milik MUNZIR Cs) mereka dirikan. dan masa yang datang berjumlah ribuan orang. dan berbagai model acara yang mereka lakukan dari yang menjual “AIR MATA” sampai mimbar “DAGELAN” ala KETOPRAK HUMOR.
Pada acara tersebut MEREKA sandingkan kedudukan DATUK-DATUKNYA (RASULULLAH, Imam ALI A.S, Imam HASAN A.S, dan Imam Husein A.S) dengan MANUSIA-MANUSIA yang AMORAL yang telah merampas HAK para DATUK MEREKA dengan memasukan syair-syair pujian terhadap MANUSIA-MANUSIA TERKUTUK dalam Syair-syair pujian terhadap DATUK-DATUK mereka.
Dan dari berbagai macam model acara MAULID, Saya yang awam ini pun dapat melihat dan membedakan bahwa pada saat itulah mana yang MAULID sebenar-benar MAULID NABI dan MAULID yang bertujuan mengumpulkan dana atau mengisi penuh pundi-pundi mereka bahkan hingga dapat bertahan untuk Maulid tahun berikutnyanya.( hal ini mungkin luput dari perhatian orang atau memang sengaja tidak di perhatikan ). Sungguh sebuah ironi bagi kami yang notabene adalah memiliki garis keturunan (ZURIAT) dari Rasulullah, sengaja atau tidak sengaja MEREKA-MEREKA telah menjual nama DATUKNYA demi mengenyangkan perut-perut MEREKA.
Melihat kelakuan para Sayyid-Sayyid tersebut lalu timbul pertanyaan :
- Apa yang telah KAMI lakukan bagi Agama yang telah dibawa dan dipertahan dengan darah dan nyawa oleh para DATUK Kami ?
- Apakah gelar SAYYID hanya ditunjukan dengan SELEMBAR KERTAS NASAB Made In RABITAH ALAWIYYIN ?
- APAKAH KAMI MEMANG LAYAK menyandang GELAR SAYYID ?
MAULID tinggal MAULID, MAULID yang dilakoni hanya sekedar acara NANGIS-NANGIS membaca Syair atau KETAWA-KETAWA mendengar ceramah-ceramah LUCU lalu setelah selesai MAKAN NASI KEBULI.
Jika hal yang berlaku diatas maka :
- BETAPA MALANG NASIB KAMI
- BETAPA SIA-SIA NASAB YANG KAMI MILIKI
“ MA’AFKAN KAMI YA RASULULLAH…..KARENA KAMI ADALAH PARA SAYYID DIATAS KERTAS”
NASABNYA RUSAK
Suatu pagi didepan rumah seorang Kyai pencinta Rasullulah dan Ahlulbaitnya di daerah Pamekasan Madura tergeletak seorang pemuda keturunan Hadramut dalam keadaan teller berat. Karena merasa risih Si Kyai berniat membangunkan pemuda tersebut , sambil menggoyangkan bahu pemuda tersebut.berkata : “Wan…Wan…bangun….ini sudah pagi ” Kata sang Kyai.“ Hik…Hik…Eeeeeh….Ane masih nga sangup bangun Pak Kyai ” guaman sang pemuda setengah sadar.“Ayo Ane bantu Nt bangun, Ane panggilin Becak ya Wan, nama Nt siapa dan Nt tinggal dimana ?”“ Hik…Hik…. Hik…Ane Hosen Bin Ale….Pak Kyai….Ane tinggal di kampung.sebelah…” kata pemuda tesebut. Mendengar nama tersebut teperanjatlah kyai tersebut sambil berkata “ Allahu Akbar…Astagfirullah…Nama dua orang yang mulia digunakan oleh orang dengan kwalitas macam Nt. ? Akhiru zaman….”Guman sang Kyai sedih.Lalu tiba-tiba Kyai tersebut bertanya kembali sambil membentak dan mencengkram kerah baju. sambil mengepalkan tinju di depan muka pemuda tersebut “ Nama NT siapa ? Jawab yang benar engkap !!!! Kalo Nt bohong Ane ratain Nt punya muka”Mendapat perlakuan kasar tersebut pemudah tersebut terkejut dan langsung pulih kesadarannya, menjawab dengan cepat: “ Ampuun Pak Kyai….Ampuun…Bener…Sumpah….Ane punya nama Husin bin Ale bin USMAN bin UMAR bin ABU BAKAR…..Nt bias cek NASAB Ane di beit.Mendengar jawaban tersebut sang Kyai langsung melepas cengkramannya dan langsung berbalik kembali masuk kedalam rumah sambil tesenyum dan berguman “ Pantes saja kelakuannya begitu…NASABnya Rusak…Nama AHLI IBADAH di campur sama AHLI KHAMAR, AHLI BID’AH & AHLI KORUPSI….Zaman Edan
ASTRONAUT WAHABI
Sekelompok Astronaut dari Amerika, Rusia dan Ingris sedang mabuk-mabukan di sebuah kafe di pingiran CAVE CANEVERAL – Florida. Dalam keadaan Fly berat setelah menenggak berbotol-botol minuman merk “UMAR WALKER” mereka masing masing membual tentang kehebatan teknologi Antariksa negaranya.
“Negara Gue sudah mampu meluncurkan pesawat ulang-alik ke planet Mars” Kata Astronaut dari Amerika dengan bangganya.
“Kalo Negara Gue udah mampu ngebangun stasiun antariksa di Pkanet Jupiter yang mampu dihuni orang sekelurahan selama 10 taon.” Bual Astronaut dari Rusia.
“Masih kalah sama Ingris donk…Ingris sudah melakukan itu semua 5 tahun yang lalu, malah sekarang kami sudah memiliki stasiun antariksa di tiap-tiap planet dan memiliki transportasi masal untuk umum yang menghubungkan tiap-tiap stasiun luar angkasa dengan tarif murah.” Bual Astronaut dari Ingris nga mau kalah.
Tiba-tiba dari arah blakang meja merekan muncul cletukan dari seorang WAHABI dari SAUDI yang nga kalah mabuknya…..” Kehebatan negara Kalian semua masih kalah dengan SAUDI ARABIA, kami sudah memiliki pesawat ulang-alik Bumi – Matahari”.
Ketiga Astronaut tersebut spontan tertawa sambil menjawab “ Ha..ha..ha…dasar Wahabi gebleg…sampai saat ini belum ada bahan pesawat ulang-alik yang mampu menahan panasnya matahari :”.
Hahaha….NT semua BAKHLOL…..Pake otak donk…. Astronaut dari SAUDI nga bakal pergi ke Matahari waktu siang hari…..Mereka berangkat ke MATAHARI pada waktu MAGRIB dan balik lagi ke BUMI setelah Azan SUBUH….Hahahaha….Pesawat Mereka nga bakal kepanasan “ Jawab Wahabi tersebut dengan santainya.
Ketiga Astronaut tersebut hanya melongo mendengar jawaban si Wahabi.
NABI ADAM TURUN LAGI KE BUMI
Alkisah…..Menjelang akhir zaman, TUHAN Y.M.E menawarkan lagi kepada Nabi Adam untuk turun dan melihat lagi kondisi bumi. Nabi Adam pun setuju karena setelah sekian lama Dia tidak pernah tau apa yang telah terjadi dan seberapa parah kerusakan Ummatnya sepeninggal Dia. Lalu TUHAN Y.M.E memerintahkan Malaikat GABRIEL sebagai Pemandu WISATA dan sekaligus PENGAWAL untuk Nabi ADAM.
Tempat pertama yang mereka singgahi pertama kali adalah Kota PARIS.
Nabi Adam bertanya kepada GABRIEL “ Ya GABRIEL, tepat apakah ini begitu indah bangunan-bangunanya, serta tertata rapi ?” ujar Adam terkagum-kagum.
“Ini adalah Kota Paris , kota yang menjadi KIBLAT MODE Ummatmu saat ini. Dan dahulu saat engkau turun ke bumi tempatnya berbentuk seperti ini” Kata GABRIEL sambil memberikan visualisasi kepada Nabi Adam seperti apa dulunya tempat ini.
Tempat kedua yang mereka singgahi adalah Kota AMSTERDAM.
Nabi Adam kembali bertanya kepada GABRIEL “ Yaa GABRIEL, tepat apakah ini kotanya di kelilingi oleh bendungan ?” ujar Adam terkagum-kagum.
“Ini adalah Kota AMSTERDAM, posisi kota ini berad di bawah permukaan laut. Dan dahulu saat engkau turun ke bumi tempatnya adalah lautan seperti ini” Kata GABRIEL sambil memberikan visualisasi kepada Nabi Adam seperti apa dulunya tempat ini.
Tempat ketiga yang mereka singgahi adalah Kota MAKKAH.
“Ini adalah Kota MAKKAH, Yaa.. ADAM.” Kata GABRIEL.
Begitu Nabi Adam melihat KA’BAH dan bangunan-bangunan indah di sekitarnya, beliau tampak takjub dan hampir tidak percaya. “Jika bukan karena ada KA’BAH di kota itu, Aku tidak akan percaya kota tersebut adalah MAKKAH” ujar Nabi Adam kepada GABRIEL.
Tempat terakhir yang mereka singgahi adalah HADROMUT di Yaman.
Belum sempat GABRIEL berkata kepada ADAM. Nabi Adam Berteriak “ STOOOP!!! Nt tidak usah menjelaskan lagi kepada Ane “ ujar Nabi Adam.
Dalam keadaan kaget dan bingung GABRIEL bertanya kepada Adam “Ada apa dengan tempat ini Yaa ADAM ?”
“Nga ade apa-apa…..Cuman dari Zaman Ane terlempar dari SURGA ke bumi dampai detik ini dan sampe 7 kali kiamat….hanya tempat ini yang nga ada perubahan sama sekali… THIS IS HADROMUT “ jawab Adam dengan santai.
AYAM HADROMUT
Wan Abud Al-Bayinat seorang imigran dari Hadromut adalah peternak Ayam yang sukses di daerah Parung Bogor. Produksi telur ayam dari peternakan Abud’s Farms mencapai 1 juta butir per hari. Namun belakangan ini produksi telurnya melorot tinggal 100 ribu butir per hari, selidik punya selidik akhirnya Wan Abud menemukan sebab musabab melorotnya produksi telur dipeternakannya. Dari hampir 300 ribu ekor ayam petelurnya hanya terdapat 1 ekor ayam pejantan yang sudah berumur hampir 15 tahun (bayangin aje kalo ayam nyampe umur segini adalah Mukjizat). Silahkan bayangin lagi betapa kerja kerasnya si Pejantan setiap harinya. Atas saran seorang sohib, Wan Abud membeli satu lagi ayam penjantan import dari Hadromut yang di harapkan mampu mendongrak kembali Produksi telur ayamnya seperti sedia kala. Hampir seminggu sejak tibanya pejantan dari Hadromut tersebut produksi telur Abud’s Farm mendekati normal kembali, namun masalah timbul antara Ayam Pejantan Tua yang bernama Thohir dan si penjantan muda pendatang baru yang kita sebut saja namanya Muzrir. Ini di karenakan para ayam-ayam betina banyak yang lebih memilih Munzir yang lebih muda dan perkasa disbanding Thohir yang sudah tua, peyot dan bau tanah. Setelah memutar otak berhari-hari akhirnya Thohir memperoleh cara untuk menyingkirkan Munzir.
Di Suatu Pagi :
“Ahlan kief khobar ya Munzir” sapa Thohir.
“Ahlan, Bekheir ya Thohir “ Jawab Munzir setengah terkejut karena disapa oleh Thohir saingannya.
“Begini ya Munzir, Ane mau menyampaikan keberatan Ane soal para betina yang akhir-akhir ini menolak kalo Ane mau ajak bercinta” keluh Tohir ke Munzir.
“Sebenarnya Ane nga pernah maksa mereka supaya mau bercinta sama Ane yang lebih muda dan perkasa dari Nt.” Jawab Munzir setengah menyombongkan diri.
“ Begini saja. Kita adakan pertandingan adu lari antara Ane dan Nt di depan wan Abud juragan Kite, siapa yang menang itu berhak memilih betina-betina terbaik di Abud’s Farm, dan yang kalah silahkan ambil sisanya. Bagaimana ya Munzir ?” tanya Thohir.
“Ok, Ane Setuju. Kapan kita mulai ?” jawab Munzir setengah menantang.
Keesokan paginya :
“Gimana kita mulai sekarang?” tantang Munzir.
“Boleh, cuman Ane ada stu permintaan ke Nt agar pertandingan ini bisa adil buat Ane yang udah tua dan peyote lawan Nt yang muda dan masih segar bugar.” Kata Thohir.
“Boleh, silahkan Nt ajukan syarat “ kata Munzir
“Ane minta posisi Start satu meter ada di depan Nt. Gimana ? Bisa nga ? “ tanya Thohir.
“Bole, jangankan 1 meter, 5 meter Ane sanggupin. “ Jawab Munzir yang sangat yakin dan takabur bakal menang.
Setelah aba-aba dimulai, akhirnya pertandingan lari di mulai. Ketika kedua ayam tersebut berlari melewati teras rumah Abud, Wan Abud yang sedang menikmati Gahwe dan sarapan paginnya melihat kejadian aneh tersebut. Di luar dugaan Wan Abud yang sedang menyruput Gahwe langsung meloncat bangun dari korsinya masuk ke dalam rumah sambil berteriak-teriak histeris ” Masyaallah – masyaallah …Akhiru Zaman…Magrum…Zaman Edan” . Tidak lama kemudian Abud keluar menenteng sebilah golok sambil berlari mengejar Thohir dan Munzir yang masih asyik berlomba. Belum sempat mencapai garis finish, Wan Abud berhasil mencengkram leher ayam pejantan muda bernama Munzir yang hampir menyalip Thohir dan langsung menyembelih ayam tersebut sambil berkata “Ane ketipu…dasar Hadramut…bukan hanya Ustad-ustadnya yang banyak Homoseksual…Ayamnyapun juga ikut-ikutan Homo“
Sementara itu Pejantan tua bernama Thohir tersenyum puas sambil berjalan kembali ke kandang ayam-ayam betina sambil berguman “Kalo otot Ane boleh kalah, tapi akal nga mungkin lah yau…hehehe.”
TUHAN ADA DIMANA ?
Pada suatu pagi disebuah Taman Kanak-Kanak, Terjadi dialog antara seorang Guru dengan Murid TK yang sedang diajarkan mengenai TUHAN.
“Anak-Anak…Tuhan itu Maha Besar…Tuhan yang menciptakan BUMI, LANGIT & seluruh isinya….Kita wajib bersyukur atas karunia dan pemberianNya” Kata sang Guru TK.
“Coba…sekarang Ibu Mau Tanya kepada Munzir Musawa….Dimanakah Tuhan Berada ?” Tanya sang Guru TK yang dari tadi memperhatikan tingkah laku muridnya ini yang sedang asyik bermain sendiri.
“Nga Tau Bu Guru, tapi kalo setiap pagi pasti Tuhan sedang berada di Kamar Mandi dengan Kakak Saya” Jawab Munzir.
“Koq Dikamar Mandi ? Apakah Munzir Pernah melihat TUHAN dikamar mandi ?” Tanya Sang Guru terkejut.
“Nga pernah Bu Guru” Jawab Munzir Singkat.
“Lalu darimana MUNZIR tau kalau TUHAN sedang berada di Kamar Mandi dengan Kakaknya Munzir ?” Tanya Sang Guru penasaran.
“Dari Mamahnya Munzir, Abis setiap pagi Mamah selalu berteriak-teriak sambil mengedor Pintu Kamar Mandi kakak sambil berkata : “ Ya TUHAN LAMA SEKALI KAMU BERADA DISANA” Jawab Munzir dengan Tenang.
Me, My Self, Si M.U.I Dan Si M.U.S.I (Bag.2-Ketemu Thohir)
“Bang, Tau Nga siapa aja Anggota M.U.I ?” Kate Ane.
“Apa’an ? M.U.I ? Pasti Grup Band Baru ya ?” Jawab si Penjaga Kios dengan yakin.
“Bukan grup band, tapi Majelis Ulama Indonesia” Jawab Ane setengah dongkol.
“Huehehe…Nga tau Bang, Lagian yang begituan ditanyain.”Jawab Penjaga Kios dengan santai.
“Wah Jawabannya Koq begini, ini sih bener-bener tidak menggambarkan apa yang seharusnya umat ketahui tentang siapa Ulama yang menjadi rujukan bertanya apalagi buat panutan bagi mereka “ pikir Ane dalem ati. Tapi, Ane pikir-pikir lagi nih orang statusnya sebelas & dua belas dengan Ane sebelumnya.
Dalam perjalanan pulang, Ane singgah buat sholi Asyar di mesjid deket rumah. Selepas Sholi Asyar, kembali nongol pertanyaan baru buat Ane, siapa aja sih angota M.U.I. Setengah iseng, Ane deketin Imam mesjid yang baru selesai berkomat-kamit sambil kepala sedikit godek-godek.
“Assalamualaikum Ustad “ Sapa Ane.
“Walaikum Salam, KISANAK (Caelah… pake KISANAK biar kaya pilem Silat JaDul kale….huehehehe)“ Jawab si Imam.
“Bole Ane nanya sedikit ke Ustad” kate Ane.
“OoO..Bole-bole…silaken….ape yang Ane bisa bantu” Jawab si Imam
“ Ane mau nanya tentang apa itu M.U.I dan para anggota-anggota M.U.I itu siapa aje Ustad ?” tanya Ane .
“OoO…ntu… M.U.I ntu singkatan Majelis Ulama Indonesia, tugasnya ngeluarin fatwa-fatwa fikih dan laen-laen menyangkut kehidupan Umat Islam di Indonesia, kalo angotanya sih Ane nga apal, cuman ketuanya yang sekarang ntu Propesor SAMSUDIN” Jawab sang Imam dengan yakin.
“ Propesor Din Samsudin maksud Ustad” ralat Ane sedikit.
“Hehehe…Iya Ane namanya kurang dikit, nga papa” Jawab si Imam setengah ngeles.
“Ok, Suqron Ustad, Ane balik dulu, Salamelekum“ Kate ana.
“Alekumsalam” jawab sang Imam.
Dalam perjalanan balik kerumah, Ane berpikir alangkah baiknya Ane pegi nyabangin kantor si M.U.I. Berhubung jamam udah kebalik alias jaman Edan, kalo seharusnya Ulama yang harus merangkul, mendekati dan membimbing Umatnya, sekarang Ane berinisiatip kebalikannya.
Depan rumah ane ketemu Habib Thohir Al-Kaff (shohib pada Jaman Jahiliah dulu).
“Dari Mana Wan baru keliatan ?” Tegur Tohir.
“Ahlan wan Thohir, Ane dari ngider2x nyari tau apa itu M.U.I. Ngomong-ngomong Nt yang baru keliatan. Dari mana Aja Nt”
“Hehehe….Ane lagi banyak Proyek dari Luar Nargi…Fulusnya turun kaya Aer Terjun, nga ada Nomer Serinya…Ngomong-ngomong Nt sudah ketemo belom apa yang Nt cari ?” Kate Tohir.
“Buset…pantes Nt rada laen sekarang, rada perlente…Udah Hir, cuman ane penasaran pengen nyambangin kantornya. Ngomong-ngomong pakean Nt koq putih-putih, trus pake Imamah putih juga. Setau ane Nt bukan lulusan HAVERMUT yang di Yaman” Kate Ane.
“Bukan HAVERMUT tapi HADRAMUT… Iye emang Ane dulu Ta’lim di YAPI-Bangil pesantrenya Shi’i…Cuman Otak Ane nga nyampe trus Drop Out…jadi nyari yang gampangnya aja lah… Lagian kalo sekarang Ane masih Shi’i….Ane nga bakalan pegang fulus kaya skarang…” Kate Tohir.
“Iya sama aja ada MUT-MUTnya juga, proyek dari Luar Nargi proyek apa’an ngomong2x dananya dari Negara mana ? ”Kate Ane.
“Proyeknya Rahasia, kalo dane Ane dapet K.S.A” kata Tohir setengah bisik.
“K.S.A ntu KINGDOM Of SATAN ARABIA ?”KATE Ane.
“Hus…bukan KINGDOM Of SAUDI ARABIA” kate Tohir setengah dongkol.
“OoO…Alapu Bib….Ane taunya Saudi doang” Kate Ane.
“Ngomong kebetulan Ane abis magrib mau ke kantor M.U.I. Nt mau barengan ? Kalo mau ntar Ane samperin” Kate Thohir.
“Mau Hir, Ok…Ane tunggu” Kate Ane
………..Bersambung Lagi……….
-
Terkini
- Impor Rahmat VS Impor Radikalisme
- GAMBAR PENAMPAKAN WASHInya DAJJAL
- ADA APA DENGAN NAMRU-2
- MARHABAN YA RASULULLAH
- NASABNYA RUSAK
- ASTRONAUT WAHABI
- NABI ADAM TURUN LAGI KE BUMI
- AYAM HADROMUT
- TUHAN ADA DIMANA ?
- Me, My Self, Si M.U.I Dan Si M.U.S.I (Bag.2-Ketemu Thohir)
- Me, My Self, Si M.U.I Dan Si M.U.S.I
-
Taut
-
Arsip
- Maret 2009 (1)
- Oktober 2008 (1)
- April 2008 (2)
- Maret 2008 (1)
- Desember 2007 (2)
- November 2007 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS



