Wahbabi’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

MARHABAN YA RASULULLAH

 

(MA’AFKAN KAMI ZURIATMU INI, KARENA KAMI ADALAH SAYYID DIATAS KERTAS)

By. Abu Syarief

Bulan ini betepatan dengan bulan Maulid atau bulan kelahiran Junjungan kita tercinta Al Mustafa, Muhammad S.A.W. Ada beberapa hal yang sangat menggelitik di hati saya berkena’an dengan bulan Maulid dan sikap dan tingkah laku para Sayyid-sayyid.

KITA semua dapat melihat beberapa minggu ke belakang berkenaan GEGAP GEMPITANYA ACARA MAULID NABI MUHAMMAD S.A.W.  Sebab pada saat itulah mereka-mereka yang mengaku sebagai sayyid atau zuriat Rasulluah berlomba-lomba membuat acara peringatan kelahiran yang MEREKA klaim sebagai DATUKnya. Tenda dan Umbul-Umbul dengan jumlah ratusan bahkan ribuan (seperti milik MUNZIR Cs) mereka dirikan. dan masa yang datang berjumlah ribuan orang. dan berbagai model acara yang mereka lakukan dari yang menjual “AIR MATA” sampai mimbar “DAGELAN” ala KETOPRAK HUMOR.

Pada acara tersebut MEREKA sandingkan kedudukan DATUK-DATUKNYA (RASULULLAH, Imam ALI A.S, Imam HASAN A.S, dan Imam Husein A.S)  dengan MANUSIA-MANUSIA yang AMORAL  yang telah merampas HAK para DATUK MEREKA dengan memasukan syair-syair pujian terhadap MANUSIA-MANUSIA TERKUTUK dalam Syair-syair pujian terhadap DATUK-DATUK mereka.

Dan dari berbagai macam model acara MAULID, Saya yang awam ini pun dapat melihat dan membedakan bahwa pada saat itulah mana yang MAULID sebenar-benar MAULID NABI dan MAULID yang bertujuan mengumpulkan dana atau mengisi penuh pundi-pundi mereka bahkan hingga dapat bertahan untuk Maulid tahun berikutnyanya.( hal ini mungkin luput dari perhatian orang atau memang sengaja tidak di perhatikan ). Sungguh sebuah ironi bagi kami yang notabene adalah memiliki garis keturunan (ZURIAT) dari Rasulullah, sengaja atau tidak sengaja MEREKA-MEREKA telah menjual nama DATUKNYA demi mengenyangkan perut-perut MEREKA.

Melihat kelakuan para Sayyid-Sayyid tersebut lalu timbul pertanyaan :

-        Apa yang telah KAMI lakukan bagi Agama yang telah dibawa dan dipertahan dengan darah dan nyawa oleh para DATUK Kami ?

-        Apakah gelar SAYYID hanya ditunjukan dengan SELEMBAR KERTAS NASAB Made In RABITAH ALAWIYYIN ?

-         APAKAH KAMI MEMANG LAYAK menyandang GELAR SAYYID ?

MAULID tinggal MAULID, MAULID yang dilakoni hanya sekedar acara NANGIS-NANGIS membaca Syair atau KETAWA-KETAWA mendengar ceramah-ceramah LUCU lalu setelah selesai  MAKAN NASI KEBULI.

Jika hal yang berlaku diatas maka :

-         BETAPA MALANG NASIB KAMI

-         BETAPA SIA-SIA NASAB YANG KAMI MILIKI

 

“ MA’AFKAN  KAMI YA RASULULLAH…..KARENA KAMI ADALAH PARA SAYYID DIATAS KERTAS”

April 14, 2008 - Ditulis oleh wahbabi | Renungan | | & Komentar

& Komentar »

  1. ana setuju dengan antum memang mereka ini orng-orang yang buta sejarah hanya bisa membangga-bangga kan ke istimewaan dirinya yang keturunan……………(ngak jelas gitu loh) dan cuma modal bisa bahasa arab fasih doang dah gitu ngaku habib lagi dengan modal tampang doang tapi kelakuannya bertolak belakang ama AHLUL BAIT RASSULLAH maksudnya bikin maulud tapi yang ada numpang baken ama MAULUD NABI MUHAMMAD SAWW

    Komentar oleh abu turab | April 17, 2008 | Balas

  2. Ck..ck…ck…
    Demikian kasiannya antum dengan pemahaman antum. Hati antum sudah dirasuki dengan kotornya rasa benci dari orang-orang yang membenci Rasulullah SAW dan Ahlil Bayt.

    Tunjukkan pada kami kebenaran tuduhan-tuduhan antum. Sungguh hal itu hanya timbul dari prasangka yang didasari kebencian saja.

    Beristigfarlah ya akhi.. Bersihkan hati dari segala kebencian. Hargailah para Shahabat Rasulullah, karena kebencian antum telah menodai Rasulullah. Secara tidak langsung antum sudah mengatakan “Rasulullah bershahabat dengan orang-orang yang antum tuduhkan melakukan maksiat” Padahal Rasul sendiri sudah mengatakan Kalau bergaul dengan penjual minyak wangi akan ikut wangi, kalau bergaul dengan panda besi akan ikut bau pandai besi itu (au kama qala SAW). Antum sudah menghina Rasulullah secara tidak sadar ya akhi..

    Yang salah disini bukan shahabat, apalagi Rasulullah. Yang salah hanya pemahaman antum. Masa’ pemahaman antum yang salah, yang harus dibenerin shahabat ? Apalagi Rasulullah ? Suatu kenyataan yang aneh bin lucu. Terus mengatakan bahwa ini adalah ajaran dari Ahlul Bayt, ini lebih kacau lagi.

    Sudahlah, kita akhiri sampai disini kebencian antum yang berdasarkan pada kekeliruan cara berpikir antum dan “pemaksaan cara berpikir itu”.

    Wassalam
    _______________________________________________
    HUHEHEHEH…..SORRY Wan,
    KEBENCIAN TIDAK AKAN PERNAH BERES SAMPAI MEREKA-MEREKA YANG NT PUJA2X melebihi Rasulullah SAW dan Ahlil BaytNya terbuka 100% KEDOK ASLINYA.

    Komentar oleh Only Me | Oktober 29, 2008 | Balas

  3. Asw,
    haha
    membaca artikel diatas ketahuan siapakah antum,
    pasti orang yang menganggap golongannya paling benar?
    apa itu salafy atau wahaby?
    lebih sering dtg maulid akhi biar tahu manfaatnya.
    jangan banyak fitnah ya…

    ______________________________________________________

    ANE DATENG MAULID BUKAN BUAT KONFOI DI JALAN BIKIN MACET trus KALO LAPER MAKAN KEBULI KAYA GOLONGAN NT……MAZHAB KULINER….HuehheeheH

    Komentar oleh Wisnu | Juni 8, 2009 | Balas


Tinggalkan komentar