Wahbabi’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Para PENCATUT Yang Berlindung dibalik Ahlu Sunnah

Mereka mengaku ulama ahl sunnah wal jamaah padahal jelas adalah sekte Wahabbi Khawariji yg tukang fitnah,

Pencatut.jpg

Mereka adalah Para pencela dan intoleran memyikapi perbedaan mahzab

WAAASSPADAALAAH !!!

Iklan

November 18, 2015 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan komentar

Impor Rahmat VS Impor Radikalisme

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton saat berceramah di depan media massa dalam kunjungannya ke Indonesia pekan lalu menyatakan Indonesia sebagai surga bagi berkembangnya kebhinekaan dan demokrasi. “Indonesia, sebuah negara yang menunjukkan dengan jelas Islam, modernitas dan demokrasi tak hanya bisa hidup bersamaan, tetapi juga tumbuh bersama,”katanya. Terlepas dari agenda di balik pernyataan itu atau sekadar diplomasi, ucapan itu bukan sekadar omong kosong. Islam berkembang biak seiring dengan pergerakan Indonesia sampai menuju gerbang kemerdekaan. Menilik sejarah masuknya Islam di Indonesia, justru berkembangan karena masuk secara damai melalui perdagangan, perkawinan dan akhlak dalam kehidupan sosial mereka, bukan dengan jalan kekerasan, pedang. Sejarah juga membuktikan “kejayaan” Islam yang dikembangkan dengan “pedang” jalan kekerasan di Eropa malah kini tak bertahan lama. Masuknya paham radikalisme agama (Islam) pernah terasa saat tentara paderi (tahun 1836) pimpinan Tuanku Tambusai melakukan gerakan purifikasi pelaksanaan ajaran Islam mulai dari Tambusai, Barumun, Padang Lawas sampai ke Mandailing di Sumatera. Gerakan beraliran Wahabi (karena para tokohnya menjadi penganut aliran garis keras setelah berkunjung dan belajar di Saudi Arabia) itu beraksi dengan tangan besi, menyerang kampung-kampung dengan membakar, membunuhi, memperkosa , merampas harta dan emnjadikan perempuan sebagai budak belian. Namun, aliran seperti itu tak mendapat tempat di hati warga nusantara yang cinta damai dan hidup gotong royong. Fundamentalisme = Zionisme Fundamentalisme seharusnya bermakna positif, begitu juga radikalisme. Secara kata fundamentalisme berarti ajaran kembali ke ajaran dasar (basic/fundamen) begitu juga radikalisme ajaran yang kembali ke akar (radix). Namun, kata itu menjadi makna negatif karena para pelaku yang puritan atau konservatif mengaku melakukan gerakan kembali ke dasar atau ke akar. Padahal yang mereka lakukan adalah tindakan primitif dengan jalan kekerasan dengan semangat yang diskriminatif (atas nama agama, suku/ashobiyah bahkan Tuhan) Fundamentalisme dulu awalnya lebih banyak dipengaruhi karena tekanan penguasa (pemerintah) terhadap para penganutnya. Namun, belakangan Fundamentalis lebih banyak dipengaruhi dari ajaran Kaum Wahabi yang dibawa oleh para pelajar atau santri-santri yang belajar di Timur Tengah, khususnya di Saudi Arabia. Di negeri Arab itu perbedaan dan demokrasi diharamkan, untuk mencegah timbulnya pemberontakan, mereka “mengekspor” paham Wahabi ke negeri lain. Di Saudi Arabia para ulama berkumpul di Dewan Ha’iah KibarAl-Ulama dan al-Lajnah al-Daimah li’l-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa’l ifta'(The Permanent Council for Scientific Research and Legal Opinions). Lajnah ini dipimpin oleh Ulama Wahabi pro Pemerintah Kerajaan Saud, ‘Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (1911-1999), sampai meninggalnya ia adalah mufti agung Kerajaan Saudi Arabia. Saudi Arabia mendidik banyak orang asing, diantaranya dari Indonesia. Namun selain itu mereka juga mendanai organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan “Islam” pro Wahabi di Indonesia. Untuk urusan santri atau pelajar mereka masuk lewat pesantren, pendidikan bahasan Arab milik Kerajaan Saudi (yang sekarang di Pejaten—seberang Republika). Dana mereka masuk lewat lembaga-lembaga, yayasan-yayasan bahkan partai politik, ada juga lewat individu-individu yang datang langsung ke Indonesia, tinggal bersama masyarakat, sumbang sana sumbang sini, atau lewat lulusan-lulusan Saudi Arabia, diantaranya kini ada dalam kabinet yang sekarang. Fundamentalisme kini bahkan berkembang juga memainkan agama untuk kepentingan politik, demi untuk mengoyang kekuasan tertentu, atau memperoleh keuntungan materi. Kelompok ini lebih patut dikatakan sebagai Islam politik. Karena mereka bermain di wilayah politik di manapun berada untuk merusak kehidupan yang harmonis suatu masyarakat/negara. Islam politik ini mempunyai jaringan yang cukup kuat dengan mata rantai di beberapa negara Islam di dunia seperti Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Afghanistan, Kuwait, Uni Arab Emirat, Yaman, Oman, Qatar, Bahrain, Saudi Arabia, Mesir, Syria, Jordania, Lebanon, Palestina, Turki, Aljazair, Sudan, Maroko, Tunisia, Kyrgistan, Uzbekistan, Chechnya, Somalia, Lybia, dan juga sudah menyebar di negara-negara Eropa, Amerika dan juga Australia. Pengalaman di Pakistan, Afghanistan, Irak dan juga Indonesia, Islam garis keras justru merusak ketahanan sebuah bangsa. Sehingga akhirnya, karena lemah dan sering terjadi keresahan sosial, pihak asing mudah masuk di dalamnya. Saya yakin, biang keladi semua itu berasal dari Zionisme. Zionisme, bukan hanya berasal Israel, tapi bisa dalam berupa-rupa wajah. Intinya adalah penjajahan (imprealisme) dalam segala bidang, mulai dari moral sampai keuntungan material.

 

Zionisme Islam,

Berpusat di Saudi Arabia, melihat tindak tanduknya mengimpor keresahan lewat wahabisme ke berbagai negara, melemahkan negara yang berhasil disusupinya. Saudi Arabia dalam kasus serangan Israel ke Gaza atau Lebanon misalnya, tak pernah mengecam negara itu. Karena segala perlindungan kerajaan Saudi Arabia berada di tangan Zionis (Israel dan Amerika Serikat).

 

Zionisme Kristen,

Pernah ditunjukkan saat George Bush berkuasa di Amerika Serikat. Tangannya di Indonesia kini ada dalam radikalisme kelompok kristen yang semangat merusak kehidupan yang harmonis. Ada beberapa pengusaha dan pejabat Indonesia yang menjadi “agen” dari zionisme kristen ala “George Bush” itu.

 

Zionisme Yahudi,

Ada dalam pemerintah Israel yang ekspansif kini. Tak semua orang Yahudi zionis, karena di Israel sendiri ada orang-orang Yahudi yang baik, yang memahami sejarah, bahwa orang-orang tua mereka pernah bisa hidup berdampingan pada saat zaman Nabi Muhammad SAW. Mereka pernah merasakan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.

Waspada Wahabi, Kelompok Wahabi berusaha merasuk dalam kehidupan masyarakat dalam wajah “kesalehan”. Namun, dalam prakteknya dia merusak kehidupan yang harmonis. Kelompok ini menganggap mazhab lain sebagai sesat dan menyesatkan. Mereka dengan berpatokan pada hadis: “Kullu bid’ah dhalaalah wa kullu dhalaalah fî n-naar”.(semua inovasi itu sesat dan semua yang sesat itu masuk neraka). Kata “bid’ah” yang mereka tuduhkan hanyalah kata pelembut, untuk `kafir’, Contoh2 yg diklasifikasikan sebagai bid’ah menurut paham Wahabi :-berziarah ke kubur termasuk kubur Nabi, tawassul, baca qunut, talqin, tahlil, istighatsah, berzikir berjamaah,membaca maulid diba’ ataupun burdah yang berupa puji-pujian pada Nabi yang biasa dilakukan kaum MusliminMenurut mereka (kaum Wahabi) pelaku-pelaku seperti itu akan masuk neraka, alias kafir.

Dari sinilah akhirnya kaum Wahabi yang mengaku sebagai pengikut Salafy ini layak diberi gelar “Kelompok Takfir” (jama’ah takfiriyah), kelompok yang suka mengkafirkan golongan lain yang tidak sepakat dengan ajarannya. Oleh karena itu, tempat-tempat bersejarah Islam seperti rumah tempat lahir Nabi, rumah Ummul Mu’minin Khadijah tempat tinggal Nabi dan banyak tempat-tempat bersejarah lain yang masuk wilayah kerajaan Arab Saudi kini telah dihancurkan. Kalau tidak mendapat protes dari segenap kaum Muslimin sedunia niscaya kuburan Nabi pun sudah diratakan dengan tanah, sebagaimana yang terjadi di makam para sahabat dan syuhada’ Uhud di Baqi’ Madinah dan para keluarga Rasul di Ma’la , Makkah. Wahabi kemudian dikenal sebagai gerakan anti-ilmu pengetahuan dan menjadi salah satu sumber keterbelakangan umat Islam. Mereka menolak apapun yang baru, seperti teknologi dan jaringan informasi. Dengan tegas mereka menolak demokrasi. Mereka mengurung perempuan di dalam rumah, menganggap pembantu rumah tangga (tenaga kerja wanita) sebagai budak, sehingga bisa diperlakukan semena-mena. Mereka mengharamkan nyanyian, membenci kesenian, keculai tari perut di ruang-ruang tertutup mereka. Memanjangkan jenggot bagi laki-laki dewasa adalah kewajiban. Buku-buku tasawwuf dan filsafat yang merupakan salah satu kekayaan Islam adalah barang-barang haram. Praktik kehidupan sosial seperti ini tampak nyata dalam kehidupan masyarakat Afganistan di bawah kekuasaan Taliban yang berideologi Wahabi.

Dengan keuntungan minyak yang seolah tak ada habisnya, penguasa Arab Saudi kemudian mengekspor ideologi Wahabi ke seluruh dunia, tidak hanya ke negara-negara Islam, melainkan juga ke Eropa dan Amerika. Menurut Hamid Alghar, dalam buku Wahhabism: A Critical Essay, kelompok ini berhasil meraih pengikut sekitar 10 persen dari keseluruhan umat Islam di seluruh dunia. Anak-anak muda yang menyediakan diri menjadi martir dalam kegiatan bom bunuh diri di Eropa dan Amerika Serikat beberapa tahun ini adalah generasi yang benar-benar terdidik secara “barat.” Ideologi yang diekspor oleh penguasa Saud-Wahabi telah menggerakkan anak-anak muda Islam didikan “barat” untuk melakukan aksi terorisme. Keluarga Saud dan Wahab yang sekarang menguasai otoritas politik dan agama di Arab Saudi sesungguhnya bukanlah keluarga yang cukup saleh, bahkan boleh dibilang bejat secara moral. Stephen Sulaiman Schwartz, The Two Faces of Islam: The House of Sa’ud from Tradition to Terror, menyebut keluarga al-Saud sangat gemar menghambur-hamburkan uang untuk berjudi dan bermain perempuan. Dengan kelakuan semacam itu, pangeran Saudi saat ini mencapai 4.000 orang. Artinya, seorang raja yang memiliki ratusan isteri dan selir bukanlah dongeng di Arab Saudi. Schwartz menyebut dukungan terhadap Wahabi yang dilakukan oleh penguasa Arab Saudi saat ini adalah bentuk pengelabuan atas praktik tak bermoral yang mereka lakukan. Ideologi yang disebarkan oleh keluarga mantan bandit inilah yang kemudian dianut, atau setidaknya mempengaruhi, kelompok Islam Indonesia yang belakangan ini begitu gemar mengkafirkan dan mengeluarkan fatwa sesat terhadap mereka yang berbeda pendapat. Pengetahuannya terhadap Islam dan sejarahnya begitu dangkal, mereka bahkan adalah orang-orang yang sebetulnya tidak religius. Karena kekerasan tidak akan muncul dari religiositas. Rasa rendah diri yang membuat kelompok brutal.

Nah, tentunya kita tak mau Nusantara ini hancur lebur karena paham-paham tersebut, yang sesungguhnya punya agenda tersembunyi dari “tangan imprealisme jahat”. Gerakan “pemaksaan syariat”, penyeragaman “pemahaman” dan satu kepemimpinan dunia, merupakan tangan-tangan kotor yang berusaha memecah belah, mengganggu kehidupan harmonis, dan menciptakan keresahan sosial. Sehingga upaya yang tengah dibangun bangsa ini untuk bangkit menjadi terhambat. Kita tak boleh menyerah. Walaupun kelompok zionisme berwajah wahabi di Indonesia kini seringkali bersatu dengan Islam politik yang merusak tatanan kehidupan bangsa. Memperkuat rasa solidaritas, toleransi, tolong menolong adalah cara efektif melawan mereka, dibandingkan cara-cara kekerasan seperti yang mereka lakukan terhadap bangsa ini.

Kini semua tergantung kita rakyat Indonesia memilih menerima impor rahmatan lil alamin atau impor limbah radikalisme agama. Tak semua barang impor buruk, tetapi tentu kita pilih-pilih impor yang berguna dan bermanfaat bagi negeri ini. Kalau ada yang lebih baik buatan dalam negeri, itu dulu yang didaya gunakan.

Maret 10, 2009 Posted by | Renungan | 7 Komentar

GAMBAR PENAMPAKAN WASHInya DAJJAL

sheikh-bin-baz binladabu-bakr-al-baghdadibaasyir2bajingan-tengik2Jein   Jibrut Ustadz-Farid-Ahmad-Okbah  ustadz-jafar-1Sony Al-KadzdzabKhalid mbe

SILAHKAN LO PADE MENGOMENTARI MAHLUK-MAHLUK YANG MENYERUPAI MANUSIA INI…..MAU COMENT BAEK ATO JELEK SEMUA PASTI DIMUAT…..

BTW : JANGAN TERTIPU SORBAN AMA JENGGOT YAH…SOALNYA SIAPAPUN BISA PHOTO PAKE SHORBAN….KALO JENGGOT ? ….KAMBING JUAGA ADA JENGGOTNYA LHO…

Oktober 17, 2008 Posted by | PHOTO TERORIS | 160 Komentar

ADA APA DENGAN NAMRU-2

ADA APA DENGAN CINTA NAMRU-2

by Abu Syarief

NAMRU 2 merupakan fasilitas kamuflase dari INTELEJEN dan kepanjangan tangan dari C.I.A dalam melaksanakan misi INTELEJEN dan percobaan AMERIKA di Indonesia, MUNGKINKAH ?

Jika dilihat sekilas fasilitas tersebut mungkin tidak ada bedanya dengan laboratorium-laboratorium kesehatan pada umumnya, dan akhir-akhir ini telah beberapa media cetak dan elektronik telah diundang untuk mengcounter ISU-ISU miring di yang berkembang mengenai keberadaan Fasilitas tersebut..  Bagi sebagian orang AWAM mungkin akan langsung percaya berkenaan dengan penjelasan yang diampaikan oleh  Atase kedubes dalam jumpa PERSnya beberapa hari yang lalu.

            Namun berbeda tingkat pemikiran dan pendidikan pada saat awal pendirian Fasilitas NAMRU-2 di tahun 1970’an sebagian UMMAT MUSLIM di Indonesia saat ini  telah memiliki tingkat pendidikan yang cukup untuk berfikir secara rasional bahwa ada apa sebenarnya dengan NAMRU-2, ini dapat dilihat dari :

  1. Begitu NGOTOTnya pemerintah U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) dalam mempertahankan fasilitas tersebut walaupun kontrak keberadaannya telah berakhir hamper 3 tahun yang lalu.
  2. Begitu NGOTOTnya pemerintah U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) dalam menjelaskan kepada PUBLIK INDONESIA dengan mengundang kalangan pers mengenai pentingnya fasilitas tersebut bagi REPUBLIK INDONESIA
  3. Bagi yang dapat memiliki akses untuk melihat M.O.U awal dari pendirian fasilitas tersebut akan langsung curiga mengenai pasal-pasal yang memberikan perlakuaan khusus terhadap STAFF AHLI dari Amerika setingkat DIPLOMAT, dan barang milik STAF dan FASILITAS NAMRU-2 yang keluar dan masuk ke wilayah REPUBLIK INDONESIA  akan BEBAS dari pemeriksaan oleh PABEAN ( BEA & CUKAI ) karena status kekebalan DIPLOMATIK tersebut.

Dengan melihat 3 hal diatas dari banyak factor mengenai keberadaan FASILITAS tersebut. KITA harus langsung CURIGA BESAR dan dihalalkan langsung MENUDUH mereka sedang melakukan sesuatu terhadap RAKYAT INDONESIA umumnya dan UMMAT ISLAM INDONESIA pada KHUSUSNYA.

Jika kita menarik “BENANG MERAH” mengenai keberadaan Namru-2, KITA dapat saja menuduh mereka sebagai dalang berbagai macam KERUSUHAN, KEKACAUAN DAN PENYEBARAN BERBAGAI VIRUS PENYAKIT MEMATIKAN yang muncul dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, seperti :

  1. Lepasnya TIMOR dari REPUBLIK INDONESIA
  2. KASUS pemboman BALI jilid I yang bomnya memiliki daya ledak seperti BOM THERMO NUKLIR ( jangan-jangan eemang THERMO NUKLIR kale yee..)   karena WAHABI-WAHABI IDIOT yang sekarang sedang menanti eksekusi MATI tersebut bukanlah orang-orang PINTAR yang mampu mendesain dan membuat bom dengan daya ledak sedemikian DHASYAT Boo…..
  3. KERUSUHAN AMBON, POSO dan berkibarnya unsure separatisme di INDONESIA.
  4. PENYEBARAN VIRUS FLU BURUNG & dan berbagai penyakit “ANEH” yang muncul akhir-akhir ini.

DAN KEMUNGKINAN TERBURUKNYA ADALAH:

U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) DAPAT SAJA MENYIMPAN HULU LEDAK NUKLIR TAKTIS DI FASILITAS TERSEBUT….YANG SEWAKTU-WAKTU BISA DIPAKE DI INDONESIA……….iiiiiiiiihhhhhhhhh SEYEM BANGET deh….. 

 

Setelah hampir 30 tahun kita di TIPU MENTAH-MENTAH Oleh U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) maka sekaranglah kita harus bertindak untuk menghentikan PENIPUAN TERSEBUT. Sampaikan dan berikan pengertian mengenai hal ini kepada KAWAN & SAUDARA ANDA.

 

JANGAN SAMPAI PEMERINTAH KITA MENANDATANGANI KEMBALI PERPANJANGAN KONTRAK UNTUK NAMRU-2 !!!!

JANGAN SAMPAI UNTUK 30 TAHUN KEDEPAN KITA KEMBALI MENJADI KELINCI PERCOBAAN BAGI U.S.A (UNITED SATANS Of AMERICA) .

 

 

NYO KITE DUKUNG MENKES KITE….HIDUP IBU SITI FADILAH…..

HIDUP IBU SITI FADILAH…..  (YANG LAIN KAGA)

 

TENDANG SECEPATNYA NAMRU DARI BUMI INDONESIA……MERDEKA !!!!

April 25, 2008 Posted by | YANG LAGI HOT | 8 Komentar

ASTRONAUT WAHABI

Sekelompok Astronaut dari Amerika, Rusia dan Ingris sedang mabuk-mabukan di sebuah kafe di pingiran CAVE CANEVERAL – Florida. Dalam keadaan Fly berat setelah menenggak berbotol-botol minuman merk “YAZID WALKER” mereka masing masing membual tentang kehebatan teknologi Antariksa negaranya.

“Negara Gue sudah mampu meluncurkan pesawat ulang-alik ke planet Mars” Kata Astronaut dari Amerika dengan bangganya.

“Kalo Negara Gue udah mampu ngebangun stasiun antariksa di Pkanet Jupiter yang mampu dihuni orang sekelurahan selama 10 taon.” Bual Astronaut dari Rusia.

“Masih kalah sama Ingris donk…Ingris sudah melakukan itu semua 5 tahun yang lalu, malah sekarang kami sudah memiliki stasiun antariksa di tiap-tiap planet dan memiliki transportasi masal untuk umum yang menghubungkan tiap-tiap stasiun luar angkasa dengan tarif murah.” Bual Astronaut dari Ingris nga mau kalah.  

Tiba-tiba dari arah blakang meja merekan  muncul cletukan dari seorang  WAHABI dari SAUDI yang nga kalah mabuknya…..” Kehebatan negara Kalian semua masih kalah dengan SAUDI  ARABIA, kami sudah memiliki pesawat ulang-alik Bumi – Matahari”.

Ketiga Astronaut tersebut spontan tertawa sambil menjawab “ Ha..ha..ha…dasar Wahabi gebleg…sampai saat ini belum ada bahan pesawat ulang-alik yang mampu menahan panasnya matahari :”.

Hahaha….NT semua BAKHLOL…..Pake otak donk…. Astronaut dari SAUDI nga bakal pergi ke Matahari waktu siang hari…..Mereka berangkat ke MATAHARI pada waktu MAGRIB dan balik lagi ke BUMI setelah Azan SUBUH….Hahahaha….Pesawat Mereka nga bakal kepanasan “ Jawab Wahabi tersebut dengan santainya.

Ketiga Astronaut tersebut hanya melongo mendengar jawaban si Wahabi.

Desember 25, 2007 Posted by | Ketawa-Ketiwi | 12 Komentar

TUHAN ADA DIMANA ?

 Pada suatu pagi disebuah Taman Kanak-Kanak, Terjadi dialog antara seorang Guru dengan Murid TK yang sedang diajarkan mengenai TUHAN.

“Anak-Anak…Tuhan itu Maha Besar…Tuhan yang menciptakan BUMI, LANGIT & seluruh isinya….Kita wajib bersyukur atas karunia dan pemberianNya” Kata sang Guru TK.

“Coba…sekarang Ibu Mau Tanya kepada Aan Aboed ….Dimanakah Tuhan Berada ?” Tanya sang Guru TK yang dari tadi memperhatikan tingkah laku muridnya ini yang sedang asyik bermain sendiri.

“Nga Tau Bu Guru, tapi kalo setiap pagi pasti Tuhan sedang berada di Kamar Mandi dengan Kakak Saya” Jawab Aan Aboed

“Koq Dikamar Mandi ? Apakah Aboed Pernah melihat TUHAN dikamar mandi ?” Tanya Sang Guru terkejut.

“Nga pernah Bu Guru” Jawab Aboed Singkat.

“Lalu darimana Aboed tau kalau TUHAN sedang berada di Kamar Mandi dengan Kakaknya Aboed ?” Tanya Sang Guru penasaran.

“Dari Mamahnya Aboed, Abis setiap pagi Mamah selalu berteriak-teriak sambil mengedor Pintu Kamar Mandi kakak sambil berkata : “ Ya TUHAN LAMA SEKALI KAMU BERADA DISANA” Jawab Aboed dengan Tenang.ABUT KAMPRET

November 30, 2007 Posted by | Ketawa-Ketiwi | 14 Komentar

Me, My Self, Si M.U.I Dan Si M.U.S.I (Bag.2-Ketemu Thohir)

“Bang, Tau Nga siapa aja Anggota M.U.I ?” Kate Ane.

“Apa’an ? M.U.I ? Pasti Grup Band Baru ya ?” Jawab si Penjaga Kios dengan yakin.

“Bukan grup band, tapi Majelis Ulama Indonesia” Jawab Ane setengah dongkol.

“Huehehe…Nga tau Bang, Lagian yang begituan ditanyain.”Jawab Penjaga Kios dengan santai.

“Wah Jawabannya Koq begini, ini sih bener-bener tidak menggambarkan apa yang seharusnya umat ketahui tentang siapa Ulama yang menjadi rujukan bertanya apalagi buat panutan bagi mereka “ pikir Ane dalem ati. Tapi, Ane pikir-pikir lagi nih orang statusnya sebelas & dua belas dengan Ane sebelumnya.

Dalam perjalanan pulang, Ane singgah buat sholi Asyar di mesjid deket rumah. Selepas Sholi Asyar, kembali nongol pertanyaan baru buat Ane, siapa aja sih angota M.U.I. Setengah iseng, Ane deketin Imam mesjid yang baru selesai berkomat-kamit sambil kepala  sedikit godek-godek.

“Assalamualaikum Ustad “ Sapa Ane.

“Walaikum Salam, KISANAK (Caelah… pake KISANAK biar kaya pilem Silat JaDul kale….huehehehe)“ Jawab si Imam.

“Bole Ane nanya sedikit ke Ustad” kate Ane.

“OoO..Bole-bole…silaken….ape yang Ane bisa bantu” Jawab si Imam

“ Ane mau nanya tentang apa itu M.U.I dan para anggota-anggota M.U.I itu siapa aje Ustad ?” tanya Ane .

“OoO…ntu… M.U.I ntu singkatan Majelis Ulama Indonesia, tugasnya ngeluarin fatwa-fatwa fikih dan laen-laen menyangkut kehidupan Umat Islam di Indonesia, kalo angotanya sih Ane nga apal, cuman ketuanya yang sekarang ntu Propesor SAMSUDIN” Jawab sang Imam dengan yakin.

“ Propesor Din Samsudin maksud Ustad” ralat Ane sedikit.

“Hehehe…Iya Ane namanya kurang dikit, nga papa” Jawab si Imam setengah ngeles.

 “Ok, Suqron Ustad, Ane balik dulu, Salamelekum“ Kate ana.

“Alekumsalam” jawab sang Imam.

Dalam perjalanan balik kerumah, Ane berpikir alangkah baiknya Ane pegi nyabangin kantor si M.U.I. Berhubung jamam udah kebalik alias jaman Edan, kalo seharusnya Ulama yang harus merangkul, mendekati dan membimbing Umatnya, sekarang Ane berinisiatip kebalikannya.

Depan rumah ane ketemu Habib Thohir Al-Kaff (shohib pada Jaman Jahiliah dulu).

“Dari Mana Wan baru keliatan ?” Tegur Tohir.

“Ahlan wan Thohir, Ane dari ngider2x nyari tau apa itu M.U.I. Ngomong-ngomong Nt yang baru keliatan. Dari mana Aja Nt” 

“Hehehe….Ane lagi banyak Proyek dari Luar Nargi…Fulusnya turun kaya Aer Terjun, nga ada Nomer Serinya…Ngomong-ngomong Nt sudah ketemo belom apa yang Nt cari ?” Kate Tohir.

“Buset…pantes Nt rada laen sekarang, rada perlente…Udah Hir, cuman ane penasaran pengen nyambangin kantornya. Ngomong-ngomong pakean Nt koq putih-putih, trus pake Imamah putih juga. Setau ane Nt bukan lulusan HAVERMUT  yang di Yaman” Kate Ane.

“Bukan HAVERMUT tapi HADRAMUT… Iye emang Ane dulu Ta’lim di YAPI-Bangil pesantrenya Shi’i…Cuman Otak Ane nga nyampe trus Drop Out…jadi nyari yang gampangnya aja lah… Lagian kalo sekarang Ane masih Shi’i….Ane nga bakalan pegang fulus kaya skarang…” Kate Tohir.

“Iya sama aja ada MUT-MUTnya juga, proyek dari Luar Nargi proyek apa’an ngomong2x dananya dari Negara mana ? ”Kate Ane.

“Proyeknya Rahasia, kalo dane Ane dapet K.S.A” kata Tohir setengah bisik.

“K.S.A ntu KINGDOM Of SATAN ARABIA ?”KATE Ane.

“Hus…bukan KINGDOM Of SAUDI ARABIA” kate Tohir setengah dongkol.

“OoO…Alapu Bib….Ane taunya Saudi doang” Kate Ane.

“Ngomong kebetulan Ane abis magrib mau ke kantor M.U.I. Nt mau barengan ? Kalo mau ntar Ane samperin” Kate Thohir.

“Mau Hir,  Ok…Ane tunggu” Kate Ane

………..Bersambung Lagi……….

November 30, 2007 Posted by | Goat Soup | 8 Komentar

Me, My Self, Si M.U.I Dan Si M.U.S.I

( Bag.1)

Akhir-akhir ini Ane makin sering mendengar kalimat bahwa M.U.I mengeluarkan fatwa bahwa sebuah produk haram di konsumsi oleh “Ummat Islam” atau  suatu aliran adalah “SESAT & MENYIMPANG” dari “Akidah Islam” . Saya jadi sering bertanya-tanya didalam hati, Siapakah Si M.U.I ini ? Hingga begitu hebat dan saktinyanya dapat memberikan Fatwa dan Stempel “Hallal atau Haram” dan “Aliran Sesat/Menyimpang atau Aliran Islam Yang Benar.”

Setelah Ane memberanikan diri bertanya  kepada tentangga kanan dan kiri rumah Ane, jawaban yang ana peroleh bermacam-macam. Ade yang bilang Si M.U.I anak Haji Entong bin Toing, ada yang bilang Si M.U.I itu tukang jaga malem di kampung sebelah, dan segerombolan preman tukang mabok yang biasa mangkal di perempatan jalan ke rumah Ane juga memiliki jawaban laen (dan aneh bin ngaco menurut Ane) ketika Ane tanya siapa Si M.U.I : “Ano Bang, Si M.U.I itu nama Genk…Kite-kite yang suka nongkrong neh anggota M.U.I (Mabok Untuk Isirahat)”….Hik..Hik..Hidup M.U.I (jawab mereka setengah FLY).

Karena ngerasa Ane kurang pas dengan jawaban-jawaban mereka, ruang lingkup bertanya Ane perluas ke tingkat kelurahan, setelah Ane timpe seorang petugas Arsip Kelurahan dengan sebungkus Dji Sam Soe akhirnya sambil membolak-balik arsip ke Pendudukan petugas Kelurahan tempat Ane bertanya tersebut berkata

“ Ma’af Bang, Ane nga nemu catatan ada warga kelurahan sini yang namanya M.U.I ” dan bisa di tebak hasilnya pun kurang memuaskan (menurut Ane).

Dalam perjalanan pulang setelah seharian bertanya kesana-kemari dengan hasil “NOL BESAR”, Ane singgah di Kios Koran pertigaan gang masuk ke rumah Ane. Setelah menyruput segelas teh botol dingin, mata ane tertuju pada sebuah koran yang Head Linenya “ M.U.I Bogor Mengelurkan Fatwa………………”.

Dengan rasa penasaran dan harapan mudah-mudahan Ane bisa tau siapa sebenarnya Si M.U.I akhirnya Koran tersebut berpindah tangan ke Ane ( tapi sebelumya DUIT Ane dulu berpindah tangan ke tangan Si Penjaga Kios).

Hampir setengah jam kata demi kata Ane baca dengan teliti,  akhirnya Ane pahan kalo Si M.U.I yang selama ini Ane cari-cari adalah bukan nama Orang tetapi nama suatu organisasi yang artinye : “MAJELIS ULAMA INDONESIA”…OoOo… itu toh artinye (kate ane dalem ati). Tapi, Ane piker-pikir lagi siapa sih ULAMA yang ada di sono, Ane koq nga pernah denger. Iseng-iseng Ane tanya si penjaga kios Koran di depan Ane:

“Bang, Tau Nga siapa aja Anggota M.U.I ?” Kate Ane.

“Apa’an ? M.U.I ? Pasti Grup Band Baru ya ?” Jawab si Penjaga Kios dengan yakin.

“Bukan grup band, tapi Majelis Ulama Indonesia” Jawab Ane setengah dongkol.

“Huehehe…Nga tau Bang, Lagian yang begituan ditanyain.”Jawab Penjaga Kios dengan santai.

………… Bersambung Choy ………………

November 23, 2007 Posted by | Goat Soup | 3 Komentar